Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Kepala BKPP DIY Menjadi Pembahas dalam WNPG XI 2018
Berita BKPP
Oleh : Sekretariat | 10-07-2018 |

Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan DIY, Ir. Arofa Noor Indriani, M.Si ikut hadir dalam Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) XI Tahun 2018 di hotel Bidakara Jakarta sebagai pembahas dari unsur birokrasi di Kelompok Kerja III. Materi yang dibahas di Kelompok Kerja III fokus pada Peningkatan Penjaminan Keamanan dan Mutu Pangan: Untuk Pencegahan Stunting dan Peningkatan Mutu SDM Bangsa dalam Rangka Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Beliau menyampaikan tentang penjaminan keamanan dan mutu pangan di DIY serta program Pemda DIY dalam mengatasi masalah stunting. Penyelesaian masalah stunting dilakukan secara sinergis dan lintas sektor. Kunci utamanya adalah perubahan perilaku terhadap pola asuh dan konsumsi pangan serta higienis diri dan lingkungan dengan sasaran calon ibu (remaja putri), ibu hamil, dan ibu dengan anak balita. Implementasinya melalui konsumsi pangan Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) , kunjungan kehamilan dan kesehatan ibu dan anak (KIA), termasuk pemantauan tumbuh kembang dan imunisasi terjadwal di fasilitas kesehatan, dan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, serta pemanfaatan jamban yang sehat dan aman.

Tujuan terselenggaranya acara tersebut untuk merumuskan strategi kebijakan serta program pangan dan gizi lintas pemangku kepentingan dalam pengurangan prevalensi stunting untuk 5 tahun ke depan, sebagai masukan RPJMN 2020-2024. Tema yang diangkat adalah "percepatan penurunan stunting melalui revitalisasi ketahanan pangan dan gizi dalam rangka mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan". Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) XI Tahun 2018 bukan hanya melihat pentingnya pencegahan stunting, tetapi juga pentingnya intervensi pencegahan secara komprehensif terhadap persoalan stunting yang sedang terjadi. Keluaran dari kegiatan ini antara lain Standar Angka Kecukupan Gizi dan Label Acuan Gizi. Ada penyempurnaan Angka Kecukupan Gizi (AKG), dengan rerata energi 2.100 kkal/kapita/hari dan Angka Kecukupan Protein (AKP) sebesar 57 gram/kapita/hari.

Penyelenggaraan WNPG XI merupakan kerja sama LIPI dengan Kemenko PMK, Kementerian PPN/Bappenas, Kemenristekdikti, Kementerian Kesehatan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertanian, Badan POM, dan BSN. Rangkaian kegiatan sudah berlangsung sejak bulan Januari 2018 untuk mempersiapkan rumusan rekomendasi WNPG.

Puncak kegiatan diselenggarakan pada 3-4 Juli 2018, membahas lima topik utama yang sejalan dengan pilar RAN PG 2017-2019. Pertama adalah peningkatan gizi masyarakat. Kedua, meningkatkan aksesibilitas pangan yang beragam. Ketiga, peningkatan penjaminan keamanan dan mutu pangan. Keempat, peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat. Serta, kelima koordinasi pembangunan pangan dan gizi.

Forum ini menjadi sarana bagi lintas pemangku kepentingan untuk dapat berperan secara strategis dalam upaya mempertemukan dan mensinkronkan berbagai program maupun kebijakan pangan dan gizi dari berbagai perspektif. Diharapkan melalui WNPG pemangku kepentingan tersebut mampu membangun kesadaran publik secara luas tentang keseriusan mengatasi stunting, termasuk bagi para akademisi, pihak industri, dan masyarakat.

Lainnya :

Beranda Berita BKPP