Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Workshop Penyusunan Database Ketahanan Pangan : Pentingnya Data Dalam Penetapan Kebijakan Ketahanan Pangan
Bidang Distribusi Pangan
Oleh : Admin | 02-05-2012 |

Tersedianya data yang valid mendukung penetapan kebijakan yang tepat, begitulah yang diungkapkan oleh Ir. Hardianto, M.Si dalam pembukaan Workshop Database Ketahanan Pangan Tahun 2011 di Gowongan Inn kemarin (27/11). Namun demikian untuk memperoleh data yang valid diperlukan biaya yang tidak sedikit, waktu yang cukup dan SDM yang mumpuni, dengan kata lain SDM yang menangani data harus mampu melaksanakan tugas dengan baik, menguasai keahlian tinggi, lanjut beliau.

Workshop kali ini mendatangkan 3 narasumber yang kompeten di bidangnya, narasumber pertama Dr. Iwan Fortuna Molunda dari Badan Ketahanan Pangan Pusat, Drs. Lilik Sulistyanto dari BPS dan Drs. Birawa Yuswantara, M.Si. dari Bappeda Provinsi DIY. Pembahasan mengenai data, khususnya data ketahanan pangan memang menarik. Bagaimana tidak? Ruang Lingkup Ketahanan Pangan sangat luas, kompleks dan multi sektoral, akibatnya data yang dibutuhkan juga tak terhitung jumlahnya. Oleh karena itu, dalam menyusun database ketahanan pangan perlu dipahami apa itu ketahanan pangan dan sistemnya.

Pada dasarnya ketahanan pangan didukung oleh tiga subsistem yaitu ketersediaan pangan, distribusi pangan dan konsumsi pangan. Dari tiga subsistem tersebut, tediri dari banyak aspek dan ruang lingkup. untuk mengetahui ketersediaan pangan misalnya, perlu diketahui produksi pangan, impor dan ekspor, cadangan pangan dan hal pendukung lainnya. Tidak jauh berbeda dengan Distrbusi Pangan yang terdiri dari aspek fisik dan ekonomi, misalnya saja kondisi jalan dan daya beli masyarakat. Sedangkan subsistem konsumsi pangan menyangkut upaya peningkatan pengetahuan dan kemampuan masyarakat agar mempunyai pemahaman atas pangan, gizi dan kesehatan yang baik, sehingga dapat mengelola konsumsinya secara optimal.

Di akhir acara Ir. Hardianto, M.Si menegaskan lagi, oleh karena kebutuhan data ketahanan pangan yang cukup banyak dan kompleks, maka dalam penyusunan database ketahanan pangan tidak mungkin dilakukan oleh Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi DIY sendiri, tetapi juga diperlukan kerjasama dan koordinasi dengan instansi lain yang mendukung ketahanan pangan. Pada intinya, BKPP Provinsi DIY benar-benar mengharapkan bantuan serta kerjasama dari instansi lain guna mendukung penyusunan database ketahanan pangan. (t14z)

Lainnya :
*
Optimalkan Serapan Gabah, BKPP DIY Gelar Rakor
Bidang Distribusi Pangan
Oleh : Sekretariat | 15-08-2018 |
*
BKPP DIY Ikut Ramaikan Hari Jadi Sleman
Bidang Distribusi Pangan
Oleh : Sekretariat | 17-07-2018 |
*
Toko Tani Indonesia Center (TTIC) DIY Adakan Bazaar Selama 12 Hari
Bidang Distribusi Pangan
Oleh : Sekretariat | 15-05-2018 |
*
BKPP DIY Adakan Temu Gapoktan bersama Koppasindo
Bidang Distribusi Pangan
Oleh : Sekretariat | 22-03-2018 |
*
Toko Tani Indonesia (TTI) Center Ikuti Pameran Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat
Bidang Distribusi Pangan
Oleh : Sekretariat | 15-03-2018 |

Beranda Bidang Distribusi Pangan