Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
INSPEKSI KELOMPOK DALAM RANGKA KEGIATAN SERTIFIKASI PRIMA DAN REGISTRASI PRODUK DALAM NEGERI (PD)
PMHP News
Oleh : Admin Sekretariat | 02-09-2015 |

Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) DIY melalui petugas Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP), bulan Agustus ini melakukan kegiatan inspeksi kelompok tani/pelaku usaha pemohon sertifikasi prima dan registrasi produk dalam negeri (PD) tahun 2015.  Pemberian sertifikasi prima dan registrasi PD produk pertanian adalah bentuk jaminan atas mutu dan kemanan pangan sebagai wujud perlindungan terhadap konsumen.

Pada bulan Agustus 2015 ada 3 proposal yang diterima oleh OKKPD DIY, yaitu 2 proposal permohonan sertifikasi prima 3 untuk komoditas salak pondoh dan 1 proposal permohonan registrasi produk dalam negeri (PD) untuk komoditas tepung mocaf (modified cassava flour).  Dua (2) kelompok tani pemohon sertifikasi prima 3 komoditas salak pondoh adalah KT. Kendi Kusumo yang beralamat di Kenditan, Merdikorejo, Tempel, Sleman dan KT. Sentosa yang beralamat di Kuncen, Girikerto, Turi, Sleman sedangkan kelompok pemohon registrasi PD komoditas mocaf adalah kelompok Melati yang beralamat di Kebokuning, Terong, Dlingo, Bantul.

Kegiatan inspeksi meliputi kegiatan audit catatan, wawancara dengan petani/pelaku usaha, inspeksi lahan atau tempat usaha dan pengambilan sampel yang  selanjutnya di ujikan di LPPT-UGM.

Audit catatan dilakukan untuk mengetahui apakah setiap kegiatan budidaya/ proses produksi yang dilakukan petani/pelaku usaha  dibukukan dengan baik atau tidak.  Sedangkan wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai budidaya/proses produksi yang dilakukan oleh petani/pelaku usaha dengan menggunakan panduan berupa checklist seperti yang tertuang dalam permentan No. 48/Permentan/OT.140/10/2009 tentang budidaya buah dan sayur yang baik untuk kegiatan inspeksi sertifikasi prima dan permentan no. 51/permentan/OT.140/10/2008 tentang syarat dan tatacara pendaftaran pangan segar asal tumbuhan untuk kegiatan inspeksi registrasi PD.

Sedangkan Inspeksi kebun/tempat usaha dilakukan untuk mengetahui apakah kondisi kebun/tempat usaha sesuai seperti apa yang diceritakan ketika wawancara dan untuk mengetahui kelayakan kebun/tempat usaha sebagai tempat menghasilkan/memproduksi pangan dimana kondisi kebun/tempat usaha akan berpengaruh terhadap keamanan dan mutu produk yang dihasilkan.

Pengambilan sampel dilakukan oleh petugas pengambil contoh (PPC).    Sampel yang telah diambil kemudian diujikan kandungan residu pestisida dan logam berat di laboratorium yang telah terakreditasi KAN. 

Dalam pengujian ini Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD)Daerah Istimewa Yogyakarta bekerjasama dengan LPPT UGM.

 

Lainnya :

Beranda PMHP News