Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Tindak Lanjuti Hasil Konferensi DKP Tahun 2012, DKP Provinsi DIY Adakan Rapat Kerja
Sekretariat
Oleh : Fais Prabowo | 18-10-2012 |

Asisten Perekonomian dan Pembangunan  Setda Provinsi DIY selaku Wakil Ketua Harian DKP Provinsi DIY memimpin rapat Yogyakarta - Dalam rangka menindaklanjuti Konferensi Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Pusat Tahun 2012, DKP Provinsi DIY menggelar rapat kerja yang diselenggarakan pada hari Selasa tanggal 14 Agustus 2012 bertempat di Gedung Unit IX lantai 3 Komplek Kepatihan Yogyakarta. Rapat yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Provinsi DIY, dr. Ir. Andung Prihadi, M.Kes selaku Wakil Ketua Harian DKP Provinsi DIY ini memaparkan rumusan kesimpulan Konferensi Dewan Ketahanan Pangan 2012 mengenai “Percepatan Pencapaian Sasaran Swasembada Lima Komoditas Pangan Pokok” yang merupakan hasil kesepakatan Gubernur se-Indonesia selaku Ketua Dewan Ketahanan Pangan yang bahasanya sudah diubah menjdi bahasa yang normatif yang masih harus diterjemahkan oleh masing-masing Provinsi.

Dalam rapat ini dipaparkan berbagai rekomendasi kebijakan untuk mencapai swasembada 5 komoditas pangan pokok, yaitu padi, jagung, kedelai, gula, dan daging sapi/kerbau. Rapat yang dihadiri peserta dari anggota Pokja Ahli, Pokja Teknis DKP, DKP Kabupaten/Kota dan instansi/lembaga lain diharapkan dapat memahami hasil Konferensi DKP Tahun 2012 serta dapat menyusun rencana/kiat-kiat yang akan dilakukan di lingkungan kerja masing-masing.

Pada rapat tersebut disepakati bahwa permasalahan besar yang cukup sulit diatasi di Provinsi DIY adalah masalah “konversi dan alih fungsi lahan pertanian”. Oleh karena itu mengingat Provinsi DIY telah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2011 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, diharapkan Kabupaten/Kota dapat segera menindaklanjuti dengan membuat Perda dan menyusun perencanaan untuk pemberian insentif kepada petani yang lahannya digunakan sebagai lahan pertanian pangan berkelanjutan untuk selanjutnya diajukan ke Provinsi DIY untuk pembahasan dan penganggaran.

Sementara itu, untuk perluasan lahan pertanian pangan atau pencetakan sawah baru dengan memanfaatkan lahan tidur, dan perbaikan irigasi, diharap Kabupaten/Kota melakukan pendataan dan dengan terungkapnya masalah air untuk lahan tidur, diharap Kabupaten/Kota membuat proposal kajian dan diajukan ke Provinsi, pembiayaan kajian akan dibantu oleh Provinsi sedang untuk realisasi pembangunan infrastruktur jalan dan pengairan sudah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi DIY lewat Dinas PUP-ESDM.

Pokok kajian-kajian yang perlu dilakukan antara lain pembuktian bahwa industri olahan pangan lokal dapat meningkatkan kesejahteraan petani; terobosan tumpangsari antara kedele/jagung – tebu – ternak, serta kajian pangan lokal terkait dengan usaha bisnis dan  dengan komposisi bahan pangan lokal sebagai campuran untuk produk pangan olahan serta bagaimana meningkatkan kualitas tepung-tepungan dari bahan pangan lokal.

Mengingat bahan pangan lokal yang mudah diolah dan dibudidayakan adalah ketela pohon (singkong), maka di Kabupaten Gunungkidul akan dikembangkan penanamam singkong emas di lahan seluas 20 hektar, meskipun ketela pohon/singkong secara nasional tidak masuk ke dalam program swa sembada pangan 5 komoditas. Pada akhir rapat disepakati bahwa untuk menindaklanjuti hasil Konferensi DKP Tahun 2012, akan segera dilaksanakan pertemuan-pertemuan yang sifatnya teknis dengan instansi/lembaga yang bersangkutan. 

Lainnya :
*
PUNCAK ACARA PERINGATAN HARI PANGAN SEDUNIA XXXVII DIY TAHUN 2017
Sekretariat
Oleh : Andi Bagus | 12-09-2017 |
*
FGD Pengembangan Desa Percontohan
Sekretariat
Oleh : Sekretariat | 08-05-2017 |
*
Rapat Pengelolaan Website
Sekretariat
Oleh : Sekretariat | 13-04-2017 |
*
BKPP DIY GELAR RAKER PEMBANGUNAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
Sekretariat
Oleh : Sekretariat | 03-04-2017 |
*
Workshop Pembangunan Ketahanan Pangan 2017
Sekretariat
Oleh : Sekretariat | 10-03-2017 |

Beranda Sekretariat