Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Wujudkan Ketahanan Pangan, Mindset Masyarakat Harus Diubah
Berita Eksternal
Oleh : Admin | 24-12-2013 |

YOGYA (KRjogja.com) – Dekan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta, Ir Sri Endah Prasetyowati Susilaningsih MP menilai untuk mewujudkan kedaulatan pangan langkah awal yang dilakukan harus mengubah mindset (cara berpikir) masyarakat akan bahan pangan. Karena bahan pangan tak hanya beras, ada banyak bahan pangan lain.
 
“Untuk itu mindset masyarakat harus diubah. Keanekaragaman pangan tak melulu beras tetapi bisa diubah dengan ubi jalar, talas, jagung dan bahan pangan lainnya,” ungkap Endah, panggilan bagi Sri Endah Prasetyowati Susilaningsih di sela-sela Sarasehan Kedaulatan Pangan dalam Perspektif Ekonomi Pancasila di Kampus UST Yogya Jalan Kusumanegara Timoho Yogya, Kamis (19/12).
 
Dengan mengandalkan alternatif bahan pangan ini dipastikan akan mampu mendukung pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Untuk itu menjadi tugas pemerintah untuk mensosialisasikan bahan pangan yang memiliki nilai gizi berimbang tak kalah dengan beras.
 
Endah merasa heran, Indonesia sebagai negara agraris tetapi banyak bahan pangan justru menimpor dari luar. Sebagai contoh kecil 70 persen garam Indoenesia berasal dari luar. Karea selain negara agraris Indonesia juga dikenal sebagai negara maritim yang seharusnya mampu memenuhi garam sendiri.
 
Selain itu perlu dilakukan industri pertanian di pedesaan seperti UMKM harus diaktifkan. Mulai dari rakyat sampai pemerintah harus memiliki komitmen dalam mewujudkan ketahanan pangan. Hal ini muaranya yakni mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan.
 
Sementara Aktivis Kedaulatan Pangan, Surono Danu menjelaskan, untuk mewujudkan ketahanan pangan harus dilakukan revolusi pangan. Bagaimana masyarakat bisa menghargai 1 butir padi bila tak mengetahui segala permasalahan dalam pemenuhan pangan.
 
Disebutkan Surono, kekuatan RI tak bias dilepaskan dari petani dan pertanian. Dengan begitu mewujudkan kedaulatan pangan menjadi sesuatu yang harus dilakukan bila menginginkan negara maju dan kuat.  “Kalau penghargaan terhadap petani dan pertanian tak dilakukan, mewujudkan ekonomj pancasila sangatlah berat,” tegas Surono Danu.
 
 
Sumber : KRjogja.com

Lainnya :
*
Kebutuhan Pangan DIY Meningkat di Akhir Tahun
Berita Eksternal
Oleh : Sekretariat | 27-12-2017 |
*
BKPP DIY Hadiri Open House Gubernur DIY
Berita Eksternal
Oleh : Sekretariat | 04-07-2017 |
*
BKPP DIY DAN DINAS PERTANIAN DIY GELAR SYAWALAN BERSAMA
Berita Eksternal
Oleh : Sekretariat | 04-07-2017 |
*
BKPP dan Jogja Benih Ikut Memeriahkan Hari Krida Pertanian Ke-45
Berita Eksternal
Oleh : Sekretariat | 18-06-2017 |
*
BKPP DIY Ikut Berpartisipasi Dalam Invesda Expo 2017
Berita Eksternal
Oleh : Sekretariat | 22-05-2017 |

Beranda Berita Eksternal