Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Desiminasi Produk Prima, PD dan Rumah Kemas Tahun 2014
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Admin Konsumsi | 17-02-2014 |

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan, mengamanatkan bahwa keamanan pangan adalah suatu kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah Pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi.

Pada era globalisasi, bagi produk-produk pertanian tidak hanya fokus pada aspek produk namun harus diarahkan pada penguatan daya saing dengan memperhatikan dinamika preferensi konsumen yang telah mengalami pergeseran ke arah produk pertanian yang aman dan bermutu.

Pada tahun 2015 di lingkup ASEAN sesuai dengan kesepakatan bersama akan terjadi masyarakat ekonomi ASEAN. Artinya semua produk, khususnya produk pangan  dari kawasan ASEAN bebas keluar masuk tanpa adanya hambatan tarif. Adapun satu-satunya cara untuk melakukan pencegahan produk masuk ke Indonesia adalah melalui aspek keamanan dan mutu pangan, sehingga dengan demikian kedepan diharapkan jangan sampai pelaku usaha produk lokal hanya sebagai penonton pemasaran produk-produk impor tanpa menjadi pelaku utama. Oleh karena itu perlu kesadaran produsen/pelaku usaha untuk melakukan pejaminan mutu dan keamanan pangan segar asal tumbuhan.

Salah satu wujud dari langkah antisipasi tersebut, di Provinsi DIY sudah terbentuk kelembagaan penjaminan mutu dan keamanan pangan yang saat ini sudah berjalan, yaitu OKKPD (Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah), dengan ruang lingkup produk pangan segar hasil pertanian. Tugas OKKPD adalah melaksanakan pengawasan mutu dan keamanan pangan segar hasil pertanian. Fungsi OKKPD adalah melakukan pelayanan sertifikasi pangan segar (Prima 3, Prima 2), melakukan pelayanan registrasi / pendaftaran pangan segar hasil pertanian (PD) dan melakukan audit surveilen pada para pelaku usaha/kelompok yang telah menerima sertifikat jaminan mutu.

Adapun sasaran mutu lembaga OKKPD DIY tahun 2014 ini adalah untuk sertifikasi Prima sebanyak 7 kelompok/pelaku usaha dan registrasi produk/PD sebanyak 7 kelompok/pelaku usaha serta surveillen kepada 15 pelaku usaha yang telah menerapkan jaminan mutu. Oleh karena itu, Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan DIY mengadakan sosialisasi melalui kegiatan Desiminasi Produk  Prima, PD dan Rumah Kemas Tahun 2014 yang bertempat di Hotel Wisanti, jalan Taman Siswa, Yogyakarta.

Acara Desiminasi yang diselenggarakan pada hari Senin tanggal 17 Februari 2014 tersebut diikuti oleh petugas-petugas dari Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Instansi Ketahanan Pangan se DIY. Peserta kegiatan adalah para pelaku usaha/kelompok yang telah maupun akan menerima sertifikat jaminan mutu baik Sertifikasi Prima maupun Registrasi PD. Sedangkan pembicara didatangkan dari Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Dinas Pertanian DIY, Bidang Hortikultura Dinas Pertanian DIY, Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan  Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan DIY serta Pejabat Fungsional Pengawas Mutu Hasil Pertanian DIY.

Ir. Arofa Noor Indriani, M.Si. menyampaikan materi tentang Sertifikasi, Registrasi
Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) & Rumah Kemas

Dalam acara tersebut, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan DIY yang diwakilkan oleh Sekretaris Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan DIY menyampaikan bahwa kegiatan Desiminasi Keputusan Sertifikasi Prima dan Registrasi PD merupakan rangkaian kegiatan penjaminan mutu mulai dari audit kecukupan dokumen baik administrasi dan teknis, audit lapangan serta pengujian laboratorium yang dilaksanakan selama 60 hari kerja. Adapun hasil pelaksanaan rangkaian kegiatan tersebut terhadap suatu produk adalah sebagai berikut :

  1. Perbaikan atas segala temuan ketidaksesuaian dalam jangka waktu yang ditentukan
  2. Penundaan pemberian Sertifikasi Prima dan Registrasi PD sampai dapat melakukan perbaikan atas temuan ketidaksesuaian
  3. Penolakan pemberian Sertifikasi Prima dan nomor Registrasi PD akibat ada satu rangkaian kegiatan jaminan mutu yang tidak memenuhi syarat.

Diharapkan mudah-mudahan semua produk yang akan mendapatkan legalitas jaminan mutu baik Sertifikasi Prima maupun nomor Registrasi PD dapat memenuhi semua syarat yang ditetapkan oleh lembaga OKKPD DIY.

Peserta dari Kelompok Tani berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab

 

Lainnya :
*
Penerimaan Hibah KRPL Tahun 2018
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 09-07-2018 |
*
Kunjungan Special Reporter (SR) Dewan Hak Azasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (HAM PBB) ke Kulon Progo
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 16-04-2018 |
*
Diseminasi Perda - Pergub Penjaminan Mutu dan Keamanan PSAT di Daerah Suplier
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 30-10-2017 |
*
BKPP DIY Sosialisasikan HET Beras
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 27-10-2017 |
*
BKPP DIY Lakukan Pemantauan Mutu Beras
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 19-10-2017 |

Beranda Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan