Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
STUDI ORIENTASI PENGEMBANGAN DIVERSIFIKASI PRODUK ANTARA
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Admin Sekretariat | 08-04-2014 |

Kegiatan pengembangan diversifikasi produk antara bertujuan memanfaatkan potensi sumber bahan pangan lokal (umbi-umbian) untuk di proses menjadi produk antara/intermediate, sehingga bahan pangan lokal berupa umbi yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal dapat dimanfaatkan menjadi produk antara/intermediate yang selanjutnya dapat diolah dalam bentuk bahan pangan siap saji. Kegiatan ini sudah dimulai sejak tahun 2009 yang difasilitasi oleh Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan dana bantuan sosial kepada beberapa kelompok/pelaku usaha di kabupaten dan kota di DIY.  

Dalam rangka mendorong pengembangan diversifikasi produk antara tersebut pada tahun 2014 perlu dilakukan upaya peningkatan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan bagi pelaku usaha produk pangan lokal dan petugas melalui studi orientasi pada sumber teknologi.

        Study Orientasi dilakukan ke :

         1.Balai Besar Pasca Panen Badan Litbang Kementerian Pertanian di Cimanggu, Bogor

         2.Badan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi (BPPT) Serpong, Jawa Barat

         Tujuannya adalah

  • Meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan bagi pelaku usaha dan juga petugas dalam kegiatan pengembangan diversifikasi produk antara
  • Pengembangan pangan pokok lokal (MP3L) tahun 2014 yang dilaksanakan oleh BKPP DIY dalam rangka program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) di DIY yang berlokasi di Kabupaten Bantul dapat berjalan sesuai dengan harapan dan kedepan dapat membantu Pemerintah Kabupaten Bantul dalam penyediaan pangan pokok lokal bagi masyarakat RTS Raskin..

         Sasaran

Sasaran kegiatan studi orientasi pengembangan diversifikasi produk antara adalah pelaku usaha pengelola Model Pengembangan Pangan Pokok Lokal (MP3L)  dan petugas sebagai sasaran peserta dan  sumber teknologi (Laboratorium Pusat Teknologi Agroindustri, Badan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi/BPPT Serpong dan Balai Besar Litbang Pasca Panen Pertanian di Bogor dan sumber teknologi yang lain).

Materi dan Obyek Studi Orientasi :

Berdasarkan kegiatan yang ada di BKPP DIY yang terkait dengan pengembangan diversifikasi produk antara dalam rangka pengembangan pangan pokok lokal, maka materi kegiatan studi orientasi diarahkan pada  :

Pembuatan mie dengan bahan baku  murni tepung tapioka (ubi kayu) yang dilaksanakan di Laboratorium Pusat Teknologi Agroindustri (PAT), BPPT Serpong, Jawa Barat.  Dalam  praktek pembuatan mie tapioka (ubi kayu) tersebut dipandu oleh teknisi laboratorium BPPT PAT Serpong yang diikuti oleh peserta studi orientasi mulai dari pencampuran bahan baku sampai menjadi mie kering. Dalam studi orientasi ini para petugas dan pelaku usaha pengolahan pangan lokal yang melakukan praktek  dapat memperoleh tambahan wawasan, teknologi bagaimana dapat memperoleh bentuk mie yang sesuai dengan selera masyarakat, karena nantinya mie kering yang sekarang dikembangkan di unit MP3L DIY merupakan salah satu bahan pangan yang diharapkan bisa mendampingi Raskin yang selama ini diterima oleh masyarakat berpenghasilan rendah.  Selain itu dengan studi orientasi di Pusat Teknologi Agro Industri BPPT Serpong ini diperoleh teknologi pembuatan mie kering dengan bahan baku tepung tapioka tanpa campuran terigu, sehingga akan dapat menekan angka konsumsi terigu di DIY dengan peralatan yang harganya terjangkau oleh pelaku usaha di DIY.  Melalui studi orientasi di Pusat Teknologi Agro Industri BPPT Serpong ini juga ditindak lanjuti dengan kesediaan pihak BPPT untuk memberikan bimbingan teknis pengolahan mie tapioka (ubi kayu) dan pengolahan pangan lokal lainnya  kepada pelaku usaha calon pengelola MP3L di Kabupaten Bantul.

Di BB Litbang Pasca Panen, Cimanggu, Bogor para peserta dapat melihat dan mencoba alat produksi mie berbahan baku tepung (umbi, jagung) yang ada dan dipakai oleh para peneliti di laboratorium BB Psca Panen, sehingga diharapkan mereka sudah memperoleh gambaran tentang alat yang akan mereka operasionalkan untuk melaksanakan kegiatan MP3L di Kabupaten Bantul

Juga melihat alat pendukung produksi mie kering berbahan tepung ubi kayu di PT. Bayora yang berada di Tangerang, Banten. Dengan melihat alat tersebut para pelaku usaha peserta studi orientasi diharapkan dapat mempunyai pandangan/gambaran alat produksi mie yang bisa dioperasionalkan untuk memptoduksi pangan pokok lokal pada kegiatan MP3L.

Melalui studi orientasi ini dapat diperoleh manfaat antara lain :

1.Pelaku usaha yang mengikuti studi orientasi dapat memperoleh tambahan wawasan, pengetahuan dan    ketrampilan  terutama dalam pembuatan produk pangan pokok lokal berupa mie kering berbahan baku tepung tapioka  dengan peralatan yang akan difasilitasi dari BKPP DIY pada tahun 2014 melalui kegiatan Model Pengembangan Pangan Pokok Lokal (MP3L).

2.Petugas yang mengikuti studi orientasi ini dapat memperoleh tambahan wawasan dan pengetahuan  dalam proses pengolahan pangan lokal khususnya pembuatan mie kering, sehingga dapat memberikan pendampingan dan pembinaan kepada  para kelompok usaha pengolahan pangan lokal di DIY utamanya dalam pelaksanaan program Model Pengembangan Pangan Lokal (MP3L) di DIY.

 

       

Lainnya :
*
Penerimaan Hibah KRPL Tahun 2018
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 09-07-2018 |
*
Kunjungan Special Reporter (SR) Dewan Hak Azasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (HAM PBB) ke Kulon Progo
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 16-04-2018 |
*
Diseminasi Perda - Pergub Penjaminan Mutu dan Keamanan PSAT di Daerah Suplier
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 30-10-2017 |
*
BKPP DIY Sosialisasikan HET Beras
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 27-10-2017 |
*
BKPP DIY Lakukan Pemantauan Mutu Beras
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 19-10-2017 |

Beranda Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan