Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
PELATIHAN LDPM
Bidang Distribusi Pangan
Oleh : Admin Sekretariat | 30-05-2014 |

Ketika para peserta pelatihan LDPM  sedang mendengarkan ,menyimak  materi yang disampaikan oleh salah seorang Narasumber dari Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil ( PINBUK ) Bp.Dwi Kuswantoro

"MEMBANGUN  MIMPI  MENJADI  WIRAUSAHA  YANG SUKSES"

Kalimat pembuka pemberian materi di awali  dengan

"ANDA TERCIPTA  DARI ‘PRESTASI"

Proses bertemunya sel laki-laki (sperma) dan sel telur perempuan (ovum) memerlukan proses yang tidak sederhana, tetapi pencapaian atas prestasi. Sel laki-laki keluar dengan jumlah jutaan sel dan untuk sampai diproses pembuahan di sel perempuan harus berusaha keras dengan berlari cepat menuju sel perempuan. Dalam proses berlari tersebut jutaan sel mati diperjalanan, dan hanya satu sel yang berhasil mencapai sel perempuan.  Dan bertemulah kedua sel tersebut (sperma dan ovum),  maka terjadilah proses pembuahan itu. Dari proses pembuahan tersebut terciptalah Anda. SESUNGGUHNYA  ANDA TERCIPTA DARI SEBUAH PRESTASI YANG LUAR BIASA, karena anda adalah sel terpilih yang bisa keluar dari persoalan kompleksitas perjalanan proses pembuahan.
PRESTASI ADALAH KODRAT ANDA

ROBERT T KYOSAKI

Jadikanlah Pekerjaanmu Adalah Media Belajar

Maka anda akan dapat dua sekaligus : Uang dan Ilmu

Orang yang bekerja untuk Uang adalah Seperti Larinya

Seokor tikus dalam ‘sangkar tikus’

Buatlah Uang mengejar anda, Janganlah Anda Mengejar Uang

 

FILOSOFI  USAHA  UMUM

1. Bisnis bukan permainan, tetapi perang ekonomi, berusahalah untuk menang.

2. Untuk terus berhasil, bersedia  membagi keuntungan.

3. Bersiplah untuk berunding.

4. Usahakanlah agar para pelanggan seperti raja atau ratu.

5. Selalu diperlukan perencanaan penggunaan uang, sebelum membelanjakannya.

6. Gunakan kredit pada saat ekonomi baik.

7. Tujuan terpenting dalam dunia usaha menghasilkan uang bagi dirinya,bukan

    untuk bank, pembekal/pemasok, investor dll.

8.  Bekerja keras saja tidak cukup, perlu pengetahuan dalam bidang usaha.

9. Perilaku  penting dalam dunia usaha, untuk pengambilan keputusan.

"Janji   Allah   Pasti "

•Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar.
•Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.
 
 

 

RH SUMIHARTO,SE,MBA  dari PUSKUD  METARAM  Daerah Istimewa Yogyakarta dipandu oleh Agus Mulyono, SP,MT menyampaikan materi tentang " TEHNOLOGI PASCA PANEN DAN PENYIMPANAN BAHAN PANGAN DI GUDANG CADANGAN PANGAN "
 

Kegiatan pasca panen khususnya terhadap komoditas padi meliputi :

  1. Pemanenan.
  2. Perontokan.
  3. Perawatan.
  4. Pengeringan.
  5. Penggilingan.
  6. Pengolahan.
  7. Transportasi.
  8. Penyimpanan.
  9. Standarisasi mutu dan penanganan limbah.

MASALAH PASCA PANEN.

  1. Masih tingginya kehilangan hasil selama penanganan  pasca panen  sekitar  21%  ( BPS,1996 )
  2. Rendahnya mutu gabah dan beras yang dihasilkan  { tingginya kadar kotoran dan gabah hampa serta butir mengapur} .

Dari uraian diatas.  perlakuan tersebut sangat berkaitan terutama dalam melakukan penyimpanan bahan pangan di gudang pangan sebagaimana akan kami uraikan dibawah ini.

Pangan dalam hal ini Gabah merupakan komoditi yang sangat vital untuk menopang kehidupan manusia khususnya bangsa Indonesia sebagai makanan pokok dan selalu ada setiap  waktu  setiap saat  sehingga harus selalu tersedia setiap saat , jikalau gabah tidak ada maka akan terjadi kelaparan , walaupun sekarang telah ada makanan pengganti namun nampaknya  gabah masih menjadi prioritas utama.

Apabila kita melihat  produksi  hasil gabah di DIY makin bulan, makin tahun selalu berkurang dan menurun sangat tajam.

Akibat tindakan dari penduduk yang setiap tahun semakin bertambah dan membutuhkan tempat tinggal sehingga merubah tanah pertanian menjadi perumahan sebagai tempat tinggal, disamping itu ada yang menjual atau dipakai sebagai tempat usaha atau pabrik dan hotel maupun untuk tempat industri lain. Walaupun Pemerintah telah melakukan pelarangan dengan bentuk Peraturan Daerah namun kenyataan yang ada  Pemerintah tidak bisa membendung  perubahan fungsi tanah pertanian tersebut .

Untuk itu perlu adanya management Penyimpanan cadangan pangan agar tidak segera habis, dengan melakukan penyimpanan Pangan/ gabah dalam gudang dikala sedang panen apalagi panen raya.

Sistem pengelolaan penyimpanan pangan   dapat dilakukan dengan  dua {2}  cara antara lain
  1. Pengelolaan secara tradisional.
  2. Pengelolaan  secara modern atau dikenal sistem Resi Gudang.
KELEBIHAN DAN  KEKURANGAN

Pengelolaan Traditional :

  • Gudang belum tentu standar.
  • Kadar air tidak di ketahui
  • Menghemat biaya.
  • Resiko susut sangat tinggi.
  • Resiko dijual tinggi.
  • Resiko rusak sangat tinggi.

Pengelolaan Modern :

  • Gudang disiapkan sesuai standar.
  • Kadar air dapat diukur
  • Ada beaya penyimpanan
  • Resiko susut dan rusak kecil..
  • Jaminan keamanan dan keutuhan.
  • Diterbitkan Sertifikat (Resi Gudang) yang dapat dijaminkan ke Bank.

TATA CARA PENYIMPANAN GABAH DI GUDANG

  1. Gabah Hasil Pethik sawah  dikeringkan secara tradisional atau dengan alat pengering  untuk mendapatkan kadar air maksimal 14 %/.
  2. Pengayakan untuk mengurangi kotoran dan gabah kosong masing2 sampai dengan kandungan maksimal 3 %.
  3. Pengepakan .  Penimbangan  dan Pemberian label  ( varietas gabah ,  tanggal,  bulan . tahun dan berat )
  4. Penataan dan Pengelompokan  diatas pallet untuk memudahkan penghitungan/

   HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN

  1. Gudang harus  bebas dari  serangan hama terutama tikus
  2. Gudang harus    bebas dari air baik dari atas maupun dari bawah
  3. Lama penyimpanan maksimal  6 bulan..

MANFAAT MENYIMPAN GABAH DI GUDANG

  1. Penyediaan bahan makan agar tidak cepat habis
  2. Harga akan semakin naik pada saat masa panen sudah berlalu.
  3. Sebagai penyangga stock pangan nasional.
  4. Keuntungan Petani akan bertambah .
  5. Petani akan bisa menentukan harga dan tidak selalu dipermainkan oleh pedagang
  6. Menghilangkan  kekawatiran akan kebutuhan yang mendesak.
  7. Mengurangi ketergantungan  terhadap system  ngijon.
 
 
 
 
 
 
 

Lainnya :
*
Optimalkan Serapan Gabah, BKPP DIY Gelar Rakor
Bidang Distribusi Pangan
Oleh : Sekretariat | 15-08-2018 |
*
BKPP DIY Ikut Ramaikan Hari Jadi Sleman
Bidang Distribusi Pangan
Oleh : Sekretariat | 17-07-2018 |
*
Toko Tani Indonesia Center (TTIC) DIY Adakan Bazaar Selama 12 Hari
Bidang Distribusi Pangan
Oleh : Sekretariat | 15-05-2018 |
*
BKPP DIY Adakan Temu Gapoktan bersama Koppasindo
Bidang Distribusi Pangan
Oleh : Sekretariat | 22-03-2018 |
*
Toko Tani Indonesia (TTI) Center Ikuti Pameran Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat
Bidang Distribusi Pangan
Oleh : Sekretariat | 15-03-2018 |

Beranda Bidang Distribusi Pangan