Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
ULTIMATE SELF MOTIVATION Pada WORKSHOP PROBLEM SOLVING PENYULUHAN
Bidang Koordinasi Penyuluhan
Oleh : Andi Bagus | 09-06-2015 |

Pada hari kamis, 4 Juni 2015 bertempat di Ruang Cassava BKPP DIY, bidang koordinasi penyuluhan menyelenggarakan Workshop Problem Solving Kelembagaan Penyuluhan. Pada kegiatan ini menghadirkan Pembicara Motivator Drs.HD.Irianto seorang Inspirator Metamorphosis/Managing Director HDI Management Centre sekaligus Dosen STMIK Amikom Yogyakarta dan pembicara seorang penyiar RRI senior Maria Kadarsih,SPd yang juga Dosesn di MMTC Yogyakarta. Dalam pengarahan kepala BKPP DIY Ir.Arofa Noor Indriani,M.Si menjelaskan bahwa sesuai dengan Peraturan Pemerintah no.17 tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi kebijakan pemerintah fokus pada; penguatan cadangan pangan, penganekaragaman pangan dan keamanan pangan. Fokus cadangan pangan antara lain melalui penguatan lumbungan pangan dan penguatan kelembagaan cadangan pangan, fokus penganekaragaman pangan melalui Pemenuhan pangan dengan pola konsumsi B2SA, mengembangkan usaha pangan lokal (potensi kearifan pangan lokal) karena pangan lokal memiliki nilai fungsional tinggi. Fokus keamanan pangan adalah penyediaan bahan baku yang aman dari cemaran mikroba, cemaran fisik, cemaran residu pestisida dan kimia sehingga akan aman untuk dikonsumsi. Seiring dengan pertumbuhan penduduk akan meningkatkan kebutuhan konsumsi pangan, jika dilihat dari neraca bahan makanan status DIY aman untuk ketersediaan pangan beras untuk 7 bulan kedepan. Untuk mengatasi jika terjadi krisis maka kebijakan pemerintah DIY salah satunya adalah dengan pengembangan Wana pangan yaitu menanam tanaman pangan secara tumpang sari di bawah tegakan hutan jati dengan ditanami garut pada tahap awal ini akan ditanam di gunung kidul.

Materi berikutnya adalah pengembangan motivasi penyuluh oleh Trainer Drs.HD.Irianto dengan tema ULTIMATE SELF MOTIVATION & DEVELOPMENT yang menyatakan bahwa BELENGGU terbesar yang membuat seseorang tidak bebas berekspresi, berkreasi, dan berprestasi adalah PIKIRANnya”,dimana Musuh terbesar yang dihadapi seseorang untuk menjadi lebih baik adalah….DIRINYA SENDIRI, Bekerjanya Hukum Kekekalan Energi bagi Manusia ∑ AU = HT + TE dimana AU adalah jumlah amal dan usaha, HT adalah Hasil Tunai, TE adalah Tabungan Energi. Sehingga apabila kita bekerja dengan giat tetapi mendapat uang tunai yang dianggap kecil maka sisanya adalah tabungan energi, misalnya berupa kesehatan. MOTIVASI DIRI adalah inspirasi antara perilaku dan tindakan, merupakan mekanisme penting yang akan membantu untuk mencapai tujuan tanpa pengaruh eksternal. MOTIVASI DIRI meningkatkan Percaya Diri serta memberikan kekuatan untuk mencapai tujuan. Dalam meningkatkan motivasi diri bahwa bekerja harus dipandang sebagai panggilan jiwa. Mengadopsi dari Arvan Pradiansyah bahwa pandangan terhadap bekerja seperti segitiga piramida terbagi atas 3 tingkat, tingkat terbawah adalah pekerjaan adalah skenario orang lain dan bertujuan untuk bertahan hidup, tingkat kedua bahwa pekerjaan dipandang sebagai karier yaitu skenario diri sendiri bertujuan untuk mencapai prestasi dan sukses, sedangkan tingkatan tertinggi adalah bekerja sebagai panggilan jiwa, dimana bekerja adalah skenario Tuhan untuk mendapatkan berkah dan bertujuan untuk mendapat kesenangan. Materi dari Ibu Maria Kadarsih adalah tentang Metode Penyuluhan yang menjelaskan antara lain tentang berbagai metode penyuluhan yaitu ; Ceramah, Demo- plus Video Dokumentasi, Kunjungan/ anjangsana, Kursus Tani, Magang, Sarasehan – Rembug Desa, Pameran – Audio Visual – Foto – Buku – Peralatan, Lomba – plus Motivasional Drama, Diskusi  - plus Testimoni, Temu Lapangan, Temu Tugas, Temu Wicara, Karya Wisata. Prinsip Penyuluhan antara lain; Mendorong khalayak Berfikir kreatif, Dilaksanakan ditempat  & waktu yang tepat, Memperhatikan Lingkungan sosial khalayak, Hubungan yang akrab/persuasif, Mendorong terjadinya perubahan perilaku, Belajar secara sukarela.Materi penyuluhan yang baik antara lain; Memenuhi kebutuhan khalayak, Melengkapi kegiatan yang sedang dilakukan, Mudah dilaksanakan, Sesuai potensi khalayak, Bermanfaat, Tidak mengandung resiko, Berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat, Mampu memotivasi dan mengubah perilaku.

Lainnya :
*
PENYUSUNAN PROGRAMA PENYULUHAN PERTANIAN TINGKAT DIY
Bidang Koordinasi Penyuluhan
Oleh : Andi Bagus | 05-11-2018 |
*
Penyuluh Bersemangat dalam Mengikuti Bimtek Materi Penyuluhan
Bidang Koordinasi Penyuluhan
Oleh : Andi Bagus | 20-07-2018 |
*
Sinkronisasi dan Koordinasi Kegiatan Penyuluhan Pertanian Tingkat DIY
Bidang Koordinasi Penyuluhan
Oleh : Andi Bagus | 10-04-2018 |
*
TEMU TUGAS PENYULUH, MENDUKUNG SUKSES SWASEMBADA PANGAN DI DIY
Bidang Koordinasi Penyuluhan
Oleh : Andi Bagus | 28-02-2018 |
*
PEMBINAAN DAN EVALUASI THL TBPP DIY TAHUN 2017
Bidang Koordinasi Penyuluhan
Oleh : Andi Bagus | 25-10-2017 |

Beranda Bidang Koordinasi Penyuluhan