Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Bimbingan Teknis Rumah Kemas Bagi Pengawas Mutu Hasil Pertanian di DIY Tahun 2015
Sekretariat
Oleh : Admin | 15-06-2015 |

Bimbingan Teknis Rumah Kemas Tahun 2015 diperuntukkan bagi petugas Pengawas Mutu Hasil Pertanian yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk meningkatkan kompetensi petugas khususnya dalam hal pengetahuan dan keterampilan tentang rumah kemas (packing house).

Pembicara dalam kegiatan kali ini adalah Kasubdit Penerapan dan Pengawasan Jaminan Mutu Direktorat Jenderal Pengolah dan Pemasaran Hasil Pertanian Kementerian Pertanian RI, Ir. Ita Istiningdiyah Munardini, MP dari Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI yang beralamat di Jalan Harsono RM Nomor 3, Ragunan, Jakarta.

Peserta merupakan petugas Pengawas Mutu Hasil Pertanian yang berasal dari berbagai Instansi se DIY seperti : Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan DIY, Dinas Pertanian DIY, Dinas Kehutanan dan Perkebunan DIY, Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman serta Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan Kabupaten Kulon Progo.

Dalam arahan dan sambutan Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan DIY, Ir. Arofa Noor Indriani, M.Si. di ruang pertemuan Dewi Sri BKPP DIY, disampaikan bahwa masyarakat ekonomi ASEAN atau yang sering disebut dengan MEA akan segera diberlakukan pada bulan Desember 2015 sehingga setiap produk-produk dari negara dalam keanggotaan ASEAN akan berlomba-lomba masuk ke Indonesia.

Oleh karena itu, Indonesia sebagai salah satu negara tujuan pemasaran produk-produk ASEAN harus siap Pemerintah maupun pelaku usahanya juga agar tidak menjadi penonton di negeri sendiri namun juga dapat menjadi pemain di pasar dalam negeri. Jadikan hal ini bukan saja sebagai tantangan namun juga peluang sehingga pelaku usaha beserta produknya akan dapat bersaing untuk menangkal produk-produk dari luar.

Pesan beliau untuk konsumen produk-produk MEA yang nantinya akan membanjiri pasar dalam negeri adalah agar membaca label produk dahulu sebelum membeli. Apabila label tidak dapat dibaca atau tidak jelas informasinya maka sebaiknya jangan dibeli karena kita tidak tahu kandungan bahan dan keamanan pangannya. Hal ini untuk mendukung dan meningkatkan ketahanan pangan dan kesehatan individu.

Peraturan Menteri Pertanian Nomor 73 Tahun 2013 tentang Pedoman Panen, Pasca panen, dan Pengelolaan Bangsal Pascapanen Hortikultura Yang Baik menyebutkan untuk mempertahankan kesegaran, meningkatkan mutu, nilai ekonomi serta meningkatkan daya saing produk hortikultura maka diperlukan penanganan panen dan pascapanen yang baik. Hal ini dapat diwujudkan dengan adanya rumah kemas (packing house) produk-produk hortikultura sehingga dengan produk yang dikemas dapat menarik minat calon pembeli.

Peran petugas Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP) di DIY dalam hal ini memiliki tugas pokok dan fungsi pengawasan dan pengujian mutu hasil pertanian di lapangan. Pengawasan yang dilakukan antara lain adalah audit dokumen sebagai persyaratan administrasi serta cek lapangan sebagai persyaratan teknis dan operasional dalam proses registrasi rumah kemas oleh OKKPD DIY.

   

 

 

Lainnya :
*
PUNCAK ACARA PERINGATAN HARI PANGAN SEDUNIA XXXVII DIY TAHUN 2017
Sekretariat
Oleh : Andi Bagus | 12-09-2017 |
*
FGD Pengembangan Desa Percontohan
Sekretariat
Oleh : Sekretariat | 08-05-2017 |
*
Rapat Pengelolaan Website
Sekretariat
Oleh : Sekretariat | 13-04-2017 |
*
BKPP DIY GELAR RAKER PEMBANGUNAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
Sekretariat
Oleh : Sekretariat | 03-04-2017 |
*
Workshop Pembangunan Ketahanan Pangan 2017
Sekretariat
Oleh : Sekretariat | 10-03-2017 |

Beranda Sekretariat