Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
KUNJUNGAN PESERTA DIKLATPIM IV KALBAR DI KWT PUTRI 21
Berita BKPP
Oleh : Sekretariat | 07-10-2015 |

Ketika peserta Diklatpim IV  dari Kalimantan Barat sebanyak 140 orang ( 4 angkatan plus panitia ) berkunjung ke KWT Putri 21 di Kecamatan Playen Kabupaten Gunungkidul untuk mengetahui  proses  pembuatan Mie AYO  yang  berbahan baku  local/tepung Casava dan mempunyai rasa yang berbeda dengan mie lnstan lainnya. Kelompok ini dipelopori oleh Ibu Suti Rahayu sejak tahun 2006. Anggotanya hingga saat ini mencapai 21 orang. Oleh karena itu, kelompok ini dinamai KWT Putri 21. KWT Putri 21 telah menerima berbagai bantuan, seperti PNPM Mandiri dan bansos dari BKPP DIY. Saat ini, ada 6 unit usaha yang tersebar di berbagai wilayah di DIY. KWT Putri 21 memproduksi berbagai macam camilan, hingga saat ini sudah mencapai 40 jenis produk.

Salah satu produk andalannya adalah mie yang terbuat dari tepung mocaf (modified cassava). Mie ini tersedia dalam berbagai macam varian rasa, antara lain : original, bayam, sawi, brokoli, wortel, tomat, cabe merah, cabe hijau, ubi ungu, ubi kuning, sukun, dan pisang. Mie Ayo merupakan mie sehat organic yang terbuat tepung singkong. Singkong diketahui tidak mempunyai kandungan GLUTEN sehingga aman dikonsumsi oleh anak-anak dan orang yang mempunyai masalah pencernaan.

Dalam kunjungannya  selain menyaksikan proses pembuatannya juga  dimanfaatkan para peserta Diklatpim IV dari Kalbar untuk mengenal lebih jauh beberapa jenis olahan pangan local, setelah melihat – lihat dan icip-icip ternyata  mereka begitu semangat dan antusias  ingin  membeli untuk dibawa pulang,semua yang dipamerkan habis terjual bahkan ada beberapa jenis pangan olahan yang tidak bisa memenuhi jumlah yang diinginkan, dan untuk itu ibu Suti berinisiatif mengantarkan kehotel tempat para peserta menginap keesokan harinya karena Jumlah pesanan berupa beberapa jenis kemasan cukup banyak. Secara kasat mata bahwa dengan berbagai inovasi ternyata olahan pangan local sangat menarik,enak dan higienis. Tentunya perlu terus ditumbuhkembangkan guna mendongkrak citra pangan local dan   berperan aktif dalam mensukseskan program diversifikasi pangan yang pada akhirnya akan memperkuat ketahanan pangan menuju kemandirian pangan.

Lainnya :
*
Gertam Buah dan Sayur di Gunungkidul
Berita BKPP
Oleh : Sekretariat | 19-12-2018 |
*
Memori Satu Dasawarsa BKPP
Berita BKPP
Oleh : Sekretariat | 19-12-2018 |
*
Kompetisi Kelompok Budaya Pemerintahan SATRIYA Tahun 2018
Berita BKPP
Oleh : Sekretariat | 29-11-2018 |
*
Nilai IKM BKPP: Hasil Survei Kepuasan Masyarakat Tahun 2018
Berita BKPP
Oleh : Sekretariat | 29-11-2018 |
*
Audiensi Pengurus APJI DIY Kepada Kepala BKPP DIY
Berita BKPP
Oleh : Admin | 26-11-2018 |

Beranda Berita BKPP