Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM BANTUAN HIBAH P2KP DI KAB. BANTUL DAN SLEMAN
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 12-11-2015 |

Untuk mengetahui perkembangan pemanfaatan dana hibah program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP), tim dari BKPP DIY melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi. Kegiatan ini dipimpin oleh Kasubid Pengembangan Mutu Konsumsi Pangan BKPP DIY, Bpk. Puryanta, SP. dan jajarannya. Monev dilakukan setelah dana cair untuk mengetahui realiasi pemanfaatan dana hibah oleh kelompok, sesuai atau tidak dengan proposal yang diajukan sebelumnya.

Monitoring dilaksanakan di KWT penerima dana hibah P2KP yang tersebar di wilayah Kab. Bantul dan Sleman. Monitoring di Bantul dilaksanakan pada tanggal 26-28 Oktober 2015 di 6 KWT, yaitu : Ngudi Lestari (Karangtalun, Imogiri), Sekar Mulyo (Selopamioro, Imogiri), Sri Lestari (Patalan, Jetis), Sekar Melati (Banguntapan), Lestari (Bantul), Sedyo Rahayu (Argorejo, Sedayu). Sedangkan monitoring di Sleman dilaksanakan pada tanggal 2-4 November 2015 di 6 KWT, yaitu : Mugi Lestari (Sumbersari, Moyudan), Rukun Makarti (Sidomulyo, Godean), Sedyo Mulyo (Harjobinangun, Pakem), Ngudi Makmur (Sariharjo, Ngaglik), Makmur Raharjo (Pondokrejo, Tempel), dan Ngesti Makmur (Tambakrejo, Tempel).

Dalam kegiatan ini, dilakukan teknik wawancara dengan membagikan kuesioner dan kunjungan langsung ke kebun. Dana hibah sebesar Rp 15.000.000,- untuk masing-masing KWT digunakan untuk pembuatan kebun bibit (min 5 x 5 m), kebun kelompok (min 6 x 6 m) dan pekarangan anggota. Pekarangan anggota berisi tanaman sayuran, tanaman buah, ternak unggas, ikan, umbi-umbian dan empon-empon. Hasilnya nanti akan digunakan untuk pengembangan kebun sehingga mampu menyuplai kebutuhan bibit untuk desa dan menambah penghasilan kelompok.

Namun berdasarkan fakta di lapangan, masih banyak KWT yang belum memanfaatkan dana sesuai proposal yang diajukan. Pembelian barang belum sepenuhnya mengacu pada proposal. Dana belum terserap semua, sebagian masih belum dibelanjakan karena KWT menunggu musim yang baik dan kecukupan air untuk merealisasikannya. Beberapa KWT administrasi pembukuannya belum tertata dengan baik.

Dari hasil kegiatan monev ini, ternyata untuk ke depannya masih perlu dilaksanakan pengawalan dan pendampingan agar dana hibah dapat terealisasi dengan baik. Sehingga pada akhirnya membawa manfaat bagi KWT yang menerima dan masyarakat di sekitarnya.

Lainnya :
*
Penerimaan Hibah KRPL Tahun 2018
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 09-07-2018 |
*
Kunjungan Special Reporter (SR) Dewan Hak Azasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (HAM PBB) ke Kulon Progo
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 16-04-2018 |
*
Diseminasi Perda - Pergub Penjaminan Mutu dan Keamanan PSAT di Daerah Suplier
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 30-10-2017 |
*
BKPP DIY Sosialisasikan HET Beras
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 27-10-2017 |
*
BKPP DIY Lakukan Pemantauan Mutu Beras
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 19-10-2017 |

Beranda Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan