Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
FGD HKBN Menyambut Bulan Puasa
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 25-05-2016 |

                                             

Mengawali FGD HKBN Menyambut Bulan Puasa pada tanggal 24 Mei 2016 yang dilaksakanan oleh Bidang Ketersediaan Pangan BKPP DIY, diisi presentasi dari Bapak Ir. Supartana selaku yang mewakili dari Dinas Pengelolaan Pasar mengenai Manajemen Pengendalian Pangan di Pasar Tradisional. FGD ini dilaksanakan guna melakukan manajemen ketersediaan pangan/kebutuhan pokok pada saat bulan puasa tiba. Hal ini dikarenakan Pasar Tradisional bagian tidak terpisahkan dari masyarakat ; Pasar Tradisonal menyatu dengan Budaya Lokal ; Pasar Tradisional unsur Ekonomi kerakyatan ; dan Pasar Tradisional menjadi Sarana mandiri Distribusi Pangan Pemerintah. Untuk itu perlu adanya strategi Pembentukan Cluster ; Nguwongke Pedagang ; Pemberdayaan Potensi ; Manajemen Pengelolaan demi terbentuknya Pengendalian Harga dan Stock Pangan Nasional. Mendukung dari hal diatas maka disambung presentasi dari Koordinator Fungsional Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP) Bapak Heru Jatmiko, SP. Beliau memaparkan perlunya standart mutu pangan guna memperoleh kualitas makanan yang aman dikonsumsi. Sesuai dengan Permentan no.51/2008 (PSAT) dan Permentan no.48/2009 (GAP buah/sayur), pangan yang layak dikonsumsi harus memperoleh Sertifikat dan Registrasi PD agar meningkatkan daya saing pasar global/internasional dan menjamin mutu spesifik pangan. Sertifikasi merupakan suatu proses pengakuan oleh pihak lain (pihak ketiga) terhadap produk/personil/organisasi dalam memenuhi dan menerapkan standar tertentu.

Turut hadir Ibu Ir. Syam Arjayanti, MPA Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan menjelaskan Angka Kebutuhan Dan Ketersediaan Pangan Menjelang HBKN (Bulan Puasa) dimasing-masing Kabupaten. Disusul paparan lebih lengkap oleh Ibu Ir. Arofa Noor Indriani, M. Si tentang Penyusunan Prognosa Permintaan Pangan Menjelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) Bulan Puasa. Kebutuhan bahan pangan menjelang hari besar keagamaan nasional puasa meningkat karena adanya peningkatan permintaan pasar. Hal ini dipengaruhi oleh adanya tradisi setiap menjelang HBKN Puasa menyajikan hidangan istimewa. Harapannya dapat menghasilkan prognosa (perkiraan) tingkat kebutuhan dan ketersediaan bahan pangan menjelang Puasa sebagai bahan koordinasi dalam penyusunan kebijakan penyediaan pangan menjelang Puasa. Kondisi stok Beras pada Bulan Mei dari Bulog  Tgl 22 Mei 2016 = 32.840,24 ton dan dari Pemerintah/ Puskud = 22.066,5 ton. Sedangkan Kondisi stok Gula Pasir di PT. Madu Baru, giling pada awal Bulan Mei = 153 ton. Meninjau dari ketersediaan beras dan gula pasir diatas sangat diperlukan adanya peran Pemerintah Daerah untuk melakukan koordinasi pemantauan dengan melibatkan instansi terkait di masing-masing daerah, guna mengantisipasi ketersediaan, distribusi dan harga pangan menjelang Puasa dan menyusun strategi kebijakan untuk menekan tingginya permintaan dan harga menjelang Puasa.

Lainnya :
*
Kunjungan Ke Lokasi Lumbung Pangan Masyarakat Sumatera Barat
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Admin | 16-08-2018 |
*
BKPP DIY Selenggarakan Lomba Desa Mandiri Pangan Tahun 2018
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 26-07-2018 |
*
Sosialisasi Desa Mandiri Pangan 2018
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 17-07-2018 |
*
Pembahasan Lomba Desa Mandiri Pangan 2018
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 25-05-2018 |
*
BKPP DIY Kembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 26-02-2018 |

Beranda Bidang Ketersediaan Pangan