Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Bimbingan Teknis Produk Antara
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 14-06-2016 |

Dalam proses perkembangan pemanfaatan dan penyediaan pangan ke arah yang semakin beragam/diversifikasi pangan diselenggarakan Bimbingan Teknis Produk Antara dengan menghadirkan peserta yang berasal dari Kelompok Wanita Tani (KWT)/pelaku usaha di 4 Kabupaten dan Kotamadya. Produk Antara adalah bahan atau campuran bahan yang masih memerlukan satu atau lebih tahap pengolahan selanjutnya untuk menjadi produk ruahan. Produk Ruahan adalah campuran bahan yang telah selesai diolah yang masih memerlukan tahap pengemasan untuk menjadi Produk Jadi. Berdasarkan Perpres RI no.22/2009 tentang kebijakan P2KP dan Permentan RI no.43/2010 tentang gerakan P2KP, Sub Bidang Pengembangan Mutu Konsumsi Pangan Puryanta, SP. menyampaikan bahwa diversifikasi pangan sangat penting untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada pangan sumber karbohidrat tertentu (beras, terigu) untuk menurunkan angka konsumsi beras. Pangan lokal berpotensi sebagai subtitusi pangan pokok untuk keberhasilan diversifikasi pangan sehingga pangan lokal (Umbi-umbian) harus dikembangkan untuk mengurangi ketergantungan pada beras dan terigu untuk perlu pengenalan pangan lokal (pangan non beras non terigu) kepada anak-anak, untuk membentuk budaya /pola makan yang sehat peran ibu di rumah tangga sangat strategis. Bimbingan teknis kali ini mengajak ibu KWT untuk mengembangkan pangan lokal yang berasal dari umbi-umbian dengan menghadirkan narasumber dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta Retno Utami Hatmi. Tepung Umbi-umbian adalah produk antara dari umbi-umbian yang diperoleh dari proses  penyawutan / chip, penjemuran dan penggilingan / penepungan. Umbi-umbian yang berpotensi untuk produk antara lain ketela pohon / Ubikayu, Ubi Jalar, Talas, Gembili, Garut, dan Ganyong. Tujuan pembuatan tepung untuk memperpanjang umur simpan, meningkatkan nilai tambah, memudahkan penyimpanan, distribusi & transportasi, dan memudahkan diversifikasi pangan. Jenis tepung yang dihasilkan dapat berupa tepung GAPLEK, tepung MODIFIKASI, tepung KOMPOSI, tepung PATI.  Materi lebih lanjut mengenai berbagai olahan siap saji dari tepung umbi-umbian diuraikan oleh Yeyen P. Wanita dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta. Sebelum diolah menjadi olahan siap saji maka umbi-umbian diolah menjadi tepung agar bisa menghasilkan berbagai jenis makanan. Salah satu pembuatan tepung mocaf yang berasal dari ubi kayu.

Cara pembuatan:

  • Ubi kayu dikupas (hasil ditampung di bak/baskom)
  • Ditiriskan lalu dikecilkan ukurannya/dipotong menjadi bentuk sawut
  • Direndam dalam air yang ditambah starter (1 kg ubi: 1 liter air: 1 gram starter) selama 12 jam
  • Ditiriskan dan dijemur sampai kering (ka. 12%)
  • Ditepungkan menjadi tepung mocaf

Setelah menjadi produk antara berupa tepung maka siap diolah menjadi kue basah, kue kering maupun aneka jajanan. Bimbingan teknis ini berlangsung selama 4 hari. Pada hari kedua dan keempat dilaksanakan praktek memasak dengan bahan baku berasal dari tepung umbi-umbian. Peserta dibagi menjadi 4 kelompok terdiri dari 5 orang yang dipilih acak di setiap kabupaten. Setiap kelompok membuat 2 olahan pangan siap saji. Peserta dihimbau untuk memasak Nugget, Sosis, Donat, Coklat Chip,  Mambo/ Es Krim, Cilok, Pangsit Mocaf, dan Bola-bola coklat keju. Dibawah ini salah satu resep pembuatan es krim yang berasal dari ubi ungu.

Bahan:

300 g ubi jalar ungu

2 lt susu/santan

300 g gula pasir

3 butir kuning telut

½ sdt garam

Cara membuat:

Pengupasan, pencucian, dan pengukusan ubi jalar ungu selama 15 menit

Penghalusan ubi jalar dengan cara memblender ubi ungu yang telah dikukus bersama sedikit susu dan kuning telur

Pencampuran semua bahan hingga rata di dalam panci

Memasak semua bahan dengan api sedang sambil diaduk perlahan hingga mendidih

Diamkan adonan es krim hingga dingin

Simpan adonan eskrim dalam freezer hingga membeku (4-5 jam)

Adonan eskrim kemudian di mixer selama 10 menit dan dimasukkan kembali ke dalam freezer

Ulangi lagi cara ini hingga 4-5 kali. Selanjutnya adonan es krim siap dikemas dalam kemasan es krim dan dibekukan.

Es krim siap disajikan

Lainnya :
*
Penerimaan Hibah KRPL Tahun 2018
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 09-07-2018 |
*
Kunjungan Special Reporter (SR) Dewan Hak Azasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (HAM PBB) ke Kulon Progo
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 16-04-2018 |
*
Diseminasi Perda - Pergub Penjaminan Mutu dan Keamanan PSAT di Daerah Suplier
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 30-10-2017 |
*
BKPP DIY Sosialisasikan HET Beras
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 27-10-2017 |
*
BKPP DIY Lakukan Pemantauan Mutu Beras
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 19-10-2017 |

Beranda Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan