Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Workshop NBM Tahun 2015 Tetap
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : User Ketersediaan | 03-10-2016 |

Workshop NBM tetap merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh BKPP. Tahun ini kegiatan yang menghadirkan 50 peserta dari berbagai instansi baik dari propinsi maupun kabupaten ini diselenggarakan di ruang rapat Dewi Sri pada tanggal 29 September 2016. Hadir dalam acara tersebut kepala BKPP DIY, Ir. Arofa Noor Indriani, M.Si. yang membuka acara sekaligus memberikan pengarahan/penyampaian terkait Ketersedian Pangan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam arahannya, beliau menyampaikan agar setiap kesimpulan dari penyusunan Neraca Bahan Makanan (NBM) ini dapat dijadikan dasar yang valid jika nantinya diperlukan dalam perumusan kebijakan.

Usai pembukaan acara dilanjutkan dengan pemaparan dari narasumber yang telah hadir dengan dimoderatori langsung oleh kepala sub bidang ketersdiaan dan Distribusi Pangan, Ir. Syam Arjayanti, MPA. Pemaparan pertama dengan tajuk ‘’Ketersediaan Pangan (Berdasarkan Data Produksi) Untuk Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan tahun 2015 berdasarkan angka Tetap dan Bulan Berjalan Tahun 2016, Faktor-Faktor yang mempengaruhi kenaikan/Penurunan Produksi, Serta Strategi Kebijakan Dalam Meningkatkan Produksi” disampaikan oleh Andi Nawa Chandra, SP., MP dari Dinas Pertanian DIY.

Untuk mencukupi kebutuhan pangan di DIY, Dinas Pertanian telah mentargetkan produksi sejumlah komoditas pangan strategis. Adapun pada tahun 2015 lalu untuk produksi tanaman pangan dan populasi ternak belum dapat mencapai sasaran karena masing masing hanya tercapai 93 % dan 87 %. Namun demikian untuk produksi hortikultura, dari yang ditargetkan sebesar 387.000 ton telah tercapai 389.573 ton atau mengalami capaian sebesar lebih dari 100 %. Untuk olahan pangan jumlah yang ditargetkan keseluruhannya dapat direalisasikan. Begitu juga dengan Indikator kesejahteraan petani yang didasarkan pada capaian Nilai Tukar Petani (NTP) dapat direalisasikan hampir 100%.

Pemaparan berikutnya oleh Haniah Anna Susanti, SP dari Dinas Kehutanan dan perkebunan DIY yang menyampaiakan topik yang sama namun untuk komoditas tebu (gula pasir), kelapa (gula merah), serta mete. Berdasarkan pemarannya, peningkatan  produksi gula pasir yang terjadi di tahun 2015 disebabkan oleh peningkatan prosentase  rendemen tebu. Untuk gula Kelapa, dibanding tahun 2014 mengalami peningkatan produksi yang cukup signifikan  seiring dengan meningkatnya harga gula kelapa di tahun 2015. Kondisi yang berbeda justru terjadi pada buah kelapa yang merupakan bahan dasar pembuatan gula kelapa. Produksi kelapa mengalami penurunan ditahun 2015, karena disamping terjadi pengurangan jumlah tegakan  juga peningkatan kegiatan penderesan nira akan mengurangi jumlah produksi buah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pemaparan terakhir terkait dengan komoditas perikanan baik budidaya mapun tangkap yang disampaikan oleh Ir. Endang Supraptiningsih dari Dinas Kelautan dan Perikanan DIY. Dalam penyampaiannya beliau menyatakan bahwa produksi perikanan tangkap mengalami penurunan. Adapun penyebabnya yaitu nelayan enggan menangkap ubur-ubur karena harganya murah, produksi ubur-ubur tahun 2014 sebesar ± 2.300 ton, tahun 2015 tidak ada produksi ubur-ubur. Walaupun produksi ikan secara nominal turun (± 21 %), akan tetapi nilai produksi meningkat (± 24%). Selain itu jumlah trip penangkapan menurun disebabkan seringnya patroli laut dan lamanya pengurusan dokumen kapal.

Lainnya :
*
Kunjungan Ke Lokasi Lumbung Pangan Masyarakat Sumatera Barat
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Admin | 16-08-2018 |
*
BKPP DIY Selenggarakan Lomba Desa Mandiri Pangan Tahun 2018
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 26-07-2018 |
*
Sosialisasi Desa Mandiri Pangan 2018
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 17-07-2018 |
*
Pembahasan Lomba Desa Mandiri Pangan 2018
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 25-05-2018 |
*
BKPP DIY Kembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 26-02-2018 |

Beranda Bidang Ketersediaan Pangan