Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Penilain 8 Kategori Calon Pemenang Penghargaan APN th. 2016 Oleh Tim Pusat
Sekretariat
Oleh : Sekretariat | 07-11-2016 |

Berdasarkan surat DKP.Kementan RI Nomor 2335/KN.320/J.1/10/2016 tanggal 18 Oktober 2016 perihal Verifikasi Lapangan Calon Penerima Penghargaan APN tahun 2016, Calon Pemenang Penghargaan APN dari DIY yang berjumlah 10 kategori, terdiri dari kategori :

No.

Daftar Kategori

Nama Pemenang

1.

Pelopor

Untung Wijanarko, A. Md.

TOM (Toko Organik Merapi) Cangkringan

2.

Pemangku

drh. Daud Suroto

Koperasi Sarono Makmur, Wukirsari, Cangkringan

3.

Pelaku, Produksi

Kelompok Ternak Itik Unggul Mulyo

Dusun Bondalem, Desa Sumbermulyo, Kec. Bambanglipuro

4.

Pelaku, Pemberdayaan Masyarakat

KWT. Sari Bumi

Dusun Jetis, Desa Pendoworejo, Kec. Girimulyo

5.

Pelaku, Industri/Perakitan Teknologi Pangan Olahan

Kelompok Progress Jogja

Kwasen RT 01, Srimartani, Piyungan, Bantul

6.

Pelayanan, Penyuluh

Moch. Ehrfan

Kantor Kepala Desa Sumberdadi, Kec. Mlati

7.

Pelayanan, Pengawas

drh. Dwi Sulistyorini

KWT Melati, Desa Hargorejo, Kec. Kokap

8.

Pembina, Kepala Desa

drh. Daud Suroto

Koperasi Sarono Makmur, Wukirsari, Wukirsari, Cangkringan 

9.

Pelayanan, Peneliti

Prof. Dr.Ir. Merry Astuti

Fakultas Tehnologi Pertanian UGM

10.

Pembina, Bupati

Drs. H. Sri Purnomo, M. Si

Bupati Sleman

Dari daftar 10 kategori diatas yang dapat menjadi nominasi di tingkat Nasional ada 8 kategori yaitu :

No.

Daftar Kategori

Nama Pemenang

1.

Pelopor

Untung Wijanarko, A. Md.

TOM (Toko Organik Merapi) Cangkringan

2.

Pemangku

drh. Daud Suroto

Koperasi Sarono Makmur, Wukirsari, Cangkringan

3.

Pelaku, Produksi

Kelompok Ternak Itik Unggul Mulyo

Dusun Bondalem, Desa Sumbermulyo, Kec. Bambanglipuro

4.

Pelaku, Industri/Perakitan Teknologi Pangan Olahan

Kelompok Progress Jogja

Kwasen RT 01, Srimartani, Piyungan, Bantul

5.

Pelayanan, Penyuluh

Moch. Ehrfan

Kantor Kepala Desa Sumberdadi, Kec. Mlati

6.

Pelayanan, Pengawas

drh. Dwi Sulistyorini

KWT Melati, Desa Hargorejo, Kec. Kokap

7.

Pembina, Kepala Desa

drh. Daud Suroto

Koperasi Sarono Makmur, Wukirsari, Wukirsari, Cangkringan 

8.

Pelayanan, Peneliti

Prof. Dr.Ir. Mary Astuti

Fakultas Tehnologi Pertanian UGM

Secara keseluruhan telah dievaluasi oleh tim verifikasi  lapangan Calon Penerima Penghargaan APN tahun 2016, dari tanggal 1 – 4 november 2016. Dari verifikasi lapangan tersebut diperoleh masukan dan informasi baru dari para calon penerima diantaranya :

Pelayanan Peneliti , Prof. Dr.Ir. Mary Astuti Fakultas Tehnologi Pertanian UGM. Ternyata yang bersangkutan selain sebagai peneliti di bidang teknologi pertanian yang bekerja sama dengan peneliti-peneliti lain berkaitan dengan hama tanaman dan olahan hasil produksi yang kemudian diimplementasikan hasil penelitian dengan membina masyarajat petani, khususnya komoditas kedelai hitam. 

Pelayanan Pengawas, drh. Dwi Sulistyorini KWT Melati, Desa Hargorejo, Kec. Kokap telah mendokumentasikan semua kegiatan yang dilakukan dengan lengkap baik secara administrasi, foto, maupun video. Dan tidak satu kegiatan pun yang terlewat.

Pelayanan Penyuluh, Moch. Ehrfan Kantor Kepala Desa Sumberdadi, Kec. Mlati. Kelompok binaan penyuluh ini dalam beberapa bulan perkembangannya sangat bagus terutama dengan model “mina padi” yang saat ini sudah areal binaannya mencapai 25 ha dan ini menunjukkan bahwa para petani padi sawah sangat berminat dengan model pertanian “mina padi” yang hasil nya mencapai 9-10 ton padi/ha sementara sebelum diterapkannya model pertanian mina padi hasilnya hanya sekitar 6.5 – 7 ton padi/ha. Yang bersangkutan juga mengembangkan olahan pakan ikan untuk mempermudah petani memperoleh pakan yang berkualitas.

Pelaku Industri/Perakitan Teknologi Pangan Olahan, Kelompok Progress Jogja Kwasen RT 01, Srimartani, Piyungan, Bantul. Produk pangan olahan Progress Jogja terutama dari bahan rempah telah dibuat dalam bentuk minuman segar, bubuk instan model diseduh dan celup selain yang berupa “wedang uwuh”sudah dieksport ke beberapa Negara seperti Italia, Jerman, Arab Saudi.

Pemangku, drh. Daud Suroto Koperasi Sarono Makmur, Wukirsari, Cangkringan. Bahwa dengan pakan ternak sapi yang berkualitas dan dibuat/diformulasikan sendiri selain dapat memperkerjakan lebih banyak tenaga kerja juga sangat mempengaruhi hasil produksi susu sapi sehingga yang semula hanya dapat memperoleh susu 6-7 liter per hari setelah diberi pakan yang berkualitas diperoleh susu sebanyak 10-12 liter per hari.

Lainnya :
*
PUNCAK ACARA PERINGATAN HARI PANGAN SEDUNIA XXXVII DIY TAHUN 2017
Sekretariat
Oleh : Andi Bagus | 12-09-2017 |
*
FGD Pengembangan Desa Percontohan
Sekretariat
Oleh : Sekretariat | 08-05-2017 |
*
Rapat Pengelolaan Website
Sekretariat
Oleh : Sekretariat | 13-04-2017 |
*
BKPP DIY GELAR RAKER PEMBANGUNAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
Sekretariat
Oleh : Sekretariat | 03-04-2017 |
*
Workshop Pembangunan Ketahanan Pangan 2017
Sekretariat
Oleh : Sekretariat | 10-03-2017 |

Beranda Sekretariat