Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Bimtek Manajemen Kelompok Afinitas
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 09-11-2016 |

Kelompok adalah kumpulan masyarakat (petani/peternak dll ) yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan; kesamaan kondisi lingkungan sosial, ekonomi, dan sumberdaya; kesamaan komoditas; dan Keakraban untuk meningkatkan dan Pengembangkan usaha anggota. Kelompok di setiap desa harus memiliki arah dan tujuan, untuk itu perlu adanya bimbingan teknis agar kelompok dapat berkembang maju  untuk meningkatkan  kesejahteraan anggota syukur kalo berprestasi. Lebih lanjut Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan menjelaskan mengenai Manajemen Organisasi untuk membangun kapasitas perlu adanya Analisis Sosial, Konsep KM, Pertemuan KM, Komunikasi, Kesatuan – afinitas, Membangun Visi, Target Kelompok, Peraturan Kelompok, Tanggungjawab Anggota, Pembukuan dan Audit, Kepemimpinan, Mengatasi konflik, Keputusan bersama/kolektif, Pengelolaan dana umum, Monitoring Mandiri, Evaluasi Mandiri, Kredit plus, Federasi, Jejaring, dan Kesetaraan Gender. Proses pembentukan kelompok sangat menentukan dinamika penumbuhan kelompok. Penguatan pendamping kelompok perlu dilakukan secara terus menerus (pembekalan referensi, sharing, ToT, penyegaran, dll). Penguatan M&E sebagai alat pemberdayaan dan alat manajemen perlu dilakukan secara konsisten. Keberlanjutan kelompok perlu dirintis sedini mungkin (Komitmen pendamping, Jejaring, Federasi, VCO) untuk itu pendamping seharusnya berbaur dan tinggal dengan masyarakat dampingan.

“Tujuan yang jelas akan membantu pengembangan kelompok. Ketika dihadapkan pada suatu tantangan, secara nalurimanusia akan melakukan suatu tindakan untuk menghadapi tantangan tersebut (fight) atau menghindar (flight). Dalam banyak kasus tantangan yang ada merupakan suatu rangsangan untuk mencapai kesuksesan. Dengan kata lain tantangan tersebut justru merupakan motivator. Team yang sukses biasanya ditandai dengan sikap akraban satu sama lain, setia kawan, dan merasa senasib sepenanggungan. Para anggota team saling menyukai dan berusaha keras untuk mengembangankan dan memelihara hubungan interpersonal.  Hubungan interpersonal menjadi sangat penting karena hal ini akan merupakan dasar terciptanya keterbukaan dan komunikasi langsung serta dukungan antara sesama anggota team. Setiap orang akan melakukan banyak cara untuk dapat mengembangkan diri,mempelajari konsep dan ketrampilan baru, serta melangkah menuju kehidupan yang lebih baik. Jika dalam sebuah team setiap anggota merasabahwa team tersebut dapat memberikan peluang bagi mereka untuk melakukanhal-hal tersebut di atas maka akan tercipta motivasi dan komitment yang tinggi. Hal ini penting mengingat bahwa perkembangan pribadi memberikan nilai tambah bagi individu dalam meningkatkan harga diri. Jika Anda ingin Kelompok Anda termotivasi, Anda harus menjelaskan hasil-hasil positif yang akan diperoleh dari pencapaian sebuah tujuan. Pengurus Kelompok harus bisa melihat bahwa keberhasilan mereka akan memberikan manfaat bukan hanya bagi kelompok, melainkan juga untuk setiap anggota tim secara individual. Tumbuhkan rasa ingin tahu dalam pola pikir setiap anggota kelompok sehingga mereka cukup tertarik untuk mencapai sasaran yang harapkan. Dengan melakukan hal ini, para anggota anggota kelompok akan mempunyai keinginan untuk belajar lebih banyak”, terang Muji Widodo, SP. Kasubbid Ketersediaan Pangan BKPP DIY. dalam workshop yang dilaksanakan pada tanggal 9 November 2016.

Menutup acara bimbingan teknis ini Ir. Asyantini, MM Tim Penggerak PKK DIY menjelaskan administrasi kelompok adalah kegiatan penyusunan dan pencatatan data dan informasi secara sistematis baik internal maupun eksternal dengan maksud menyediakan keterangan-keterangan serta memudahkan untuk memperoleh informasi secara menyeluruh.Tujuan umum penyelenggara tertib administrasi pada kelompok adalah agar semua anggota kelompok mengetahui dan memahami penyelenggaraan administrasi secara baik dan benar. Adapun pelaksana administrasi yang lazim dilakukan pada kelompok adalah pencatatan-pencatatan semua kegiatan kelompok, untuk itu harus disiapkan lebih dahulu buku-buku sebagai berikut :

  1. Buku Daftar Anggota Kelompok dan Susunan Pengurus Kelompok
  2. Buku Agenda Surat Masuk dan Surat Keluar
  3. Buku Notulen rapat-rapat serta daftar hadir rapat
  4. Buku Keuangan
  5. Buku Inventaris
  6. Buku Kegiatan
  7. Buku Perencanaan/ Program Kelompok
  8. Buku Tamu

Buku notulen harus ditanda tangani sekretaris dan ketua kelompok (Sekretaris disebelah kanan bawah, Ketua kelompok disebelah kiri bawah). Setiap bendahara menyelenggarakan pembukuan yang dicatat dalam buku Keuangan Kelompok. Buku-buku tentang Keuangan setiap bulan harus ditutup dan ditanda tangani oleh Bendahara (disebelah kanan bawah) dan Ketua Kelompok (disebelah kiri bawah).

Lainnya :
*
Kunjungan Ke Lokasi Lumbung Pangan Masyarakat Sumatera Barat
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Admin | 16-08-2018 |
*
BKPP DIY Selenggarakan Lomba Desa Mandiri Pangan Tahun 2018
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 26-07-2018 |
*
Sosialisasi Desa Mandiri Pangan 2018
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 17-07-2018 |
*
Pembahasan Lomba Desa Mandiri Pangan 2018
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 25-05-2018 |
*
BKPP DIY Kembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 26-02-2018 |

Beranda Bidang Ketersediaan Pangan