Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Enumerator Produsen Sleman Raih Penghargaan Terbaik
Bidang Distribusi Pangan
Oleh : Sekretariat | 01-12-2016 |

Kementrian Pertanian Pusat laksanakan Pertemuan Evaluasi Panel Harga Pangan pada tanggal 28 November 2016 di Ruang Rapat Nusantara I Gedung E Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jl. Harsono RM No.3 Pasar Minggu Jakarta Selatan. Pertemuan Evaluasi ini diselenggarakan dalam rangka mengevaluasi kegiatan panel harga pangan serta untuk mengetahui perkembangan harga pangan yang ada di lapangan dengaaan pembicara antara lain Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan BKP Kementerian Pertanian, Kepala Bidang Harga BKP Kementerian Pertanian, Petugas Enumerator terbaik 2016 se-Indonesia. Panel harga pangan merupakan sekumpulan data yang didapatkan berdasarkan pengumpulan data yang ada di lapangan. Data panel bersifat data cross session (data diperoleh dari antar objek pengamatan) dan bersifat time series (data diambil secara periodik dan dilaksanakan secara rutin). Kegiatan ini sangat penting, mengingat data yang dihasilkan digunakan oleh pemerintah baik di pusat dan daerah dalam menentukan kebijakan terutama mengenai dinamika perkembangan harga dan pasokan komoditas pangan yang terjadi. Dalam hal ini keakuratan dan keberlangsungan data sangat penting dan sangat dibutuhkan. Pada tahun 2016 ini, kegiatan panel harga pangan dilaksanakan di 34 provinsi, 514 kabupaten/kota dan 979 petugas enumerator yang tersebar di seluruh Indonesia.

Berdasarkan hasil evaluasi selama bulan Maret sampai dengan September 2016 oleh BKP Pusat, posisi tiga besar dalam pengiriman laporan panel harga pangan yaitu:

  1. Panel Produsen

1). Provinsi Banten

2). Provinsi Sumatera Utara

3). Provinsi Jawa Barat

  1. Panel Pedagang Grosir

1). Provinsi Riau

2). Provinsi Banten

3). Provinsi DIY

  1. Panel Pedagang Eceran

1). Provinsi Riau

2). Provinsi Banten

3). Provinsi DIY

Adapun Enumerator terbaik tahun 2016 yaitu:

  1. Farida Ismiatun, STP (Jawa Tengah)/Enumerator Produsen
  2. Wantinem (DIY)/Enumerator Produsen
  3. Marnaek H.Aruan (Bangka Belitung)/Enumerator Pedagang Grosir
  4. Raden Guruh Eriyanto (Kalsel)/Enumerator Pedagang Grosir
  5. Mustafa (Jambi)/Enumerator Pedagang Eceran
  6. Nurhisani (Sulsel)/Enumerator Pedagang Eceran

Untuk saat ini sudah ada Permendag No.63 Tahun 2016 tentang penetapan harga acuan pembelian di petani dan harga acuan penjualan di konsumen, yaitu untuk komoditas beras, jagung, kedelai, gula, bawang merah, cabai, dan daging sapi. Adapun kendala dan kelemahan pelaksanaan kegiatan panel harga pangan tahun 2016 yaitu:

  • Data merupakan mingguan bukan harian
  • Keterbatasan daya penyimpanan di server dalam aplikasi sistem sms center, sehingga server sering overload dan sms dari para petugas enumerator tidak masuk
  • Keterbatasan SDM baik di pusat maupun di daerah

Kiat-kiat sukses untuk menangatasi kendala diatas antara lain bahwa harus ada niat, konsisten alam menjalankan tugas dan ikhlas dalam menjalankan kewajiban sebagai enumerator.

Lainnya :
*
Optimalkan Serapan Gabah, BKPP DIY Gelar Rakor
Bidang Distribusi Pangan
Oleh : Sekretariat | 15-08-2018 |
*
BKPP DIY Ikut Ramaikan Hari Jadi Sleman
Bidang Distribusi Pangan
Oleh : Sekretariat | 17-07-2018 |
*
Toko Tani Indonesia Center (TTIC) DIY Adakan Bazaar Selama 12 Hari
Bidang Distribusi Pangan
Oleh : Sekretariat | 15-05-2018 |
*
BKPP DIY Adakan Temu Gapoktan bersama Koppasindo
Bidang Distribusi Pangan
Oleh : Sekretariat | 22-03-2018 |
*
Toko Tani Indonesia (TTI) Center Ikuti Pameran Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat
Bidang Distribusi Pangan
Oleh : Sekretariat | 15-03-2018 |

Beranda Bidang Distribusi Pangan