Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
KOORDINASI KEGIATAN OKKPD 2017
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 18-01-2017 |

Pada awal Tahun Anggaran 2017, Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan pertemuan dengan para pelaku usaha produksi dan distribusi pangan segar asal tumbuhan (PSAT) se-DIY dan Instansi Pembina 5 Kabupaten/Kota se-DIY dalam rangka koordinasi kegiatan Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) untuk Tahun Anggaran 2017. Tujuan dari pertemuan ini adalah sebagai sosialisasi dan koordinasi awal mengenai kegiatan OKKPD DIY. Arah ke depan diharapkan semua pelaku usaha tidak hanya mampu menjaga kuantitas, namun juga kualitas produknya sehingga dapat menembus pasar modern.  

Berdasarkan Perda No. 2 Tahun 2014 dan Pergub No. 22 Tahun 2016 yang mengatur produksi dan/atau distribusi (peredaran) pangan segar asal tumbuhan (PSAT) di DIY seperti beras, biji-bijian dan lain-lain, diharapkan telah beregistrasi Produk Domestik (PD) atau bersertifikat Prima agar pasarnya dapat merambah ke pasar modern. Dalam kesempatan tersebut dihimbau semua pelaku usaha  agar mempunyai nomor registrasi Produk Domestik (PD) dengan mendaftar di OKKPD DIY.

Di dalam pertemuan pada tanggal 17 Januari 2017 tersebut, terdaftar 10 Gapoktan yang mengajukan untuk mendapatkan nomor registrasi PD dengan komoditas beras, salak pondoh dan cabai. Persyaratan yang harus dipenuhi oleh 10 Gapoktan yaitu mengajukan proposal dan mengujikan sampel produk di laboratorium terakreditasi KAN pada saat proses audit ke lapangan/lokasi pelaku usaha.

Badan Katahanan Pangan dan Penyuluhan akan memberikan fasilitas registrasi PD yang biayanya ditanggung oleh Pemerintah tetapi harus mengikuti Bimbingan Teknis terutama bagi para kelompok Toko Tani Indonesia (TTI), yang akan dilaksanakan pada awal bulan Februari 2017. Salah satu kegiatan di dalam Bimtek nantinya akan dibimbing mengenai tata cara pembuatan proposal dan pemberian materi tentang Good Agriculture Practices (GAP) dan Good Manufacturing Practices (GMP).

“Semua produk Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) baik bersertifikat Prima maupun registrasi PD harus mempunyai label untuk dapat menerobos ke pasar modern,” tegas Kepala Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan Ir. Kuncara Hadi Purwoko, MMA.

Lainnya :
*
Penerimaan Hibah KRPL Tahun 2018
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 09-07-2018 |
*
Kunjungan Special Reporter (SR) Dewan Hak Azasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (HAM PBB) ke Kulon Progo
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 16-04-2018 |
*
Diseminasi Perda - Pergub Penjaminan Mutu dan Keamanan PSAT di Daerah Suplier
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 30-10-2017 |
*
BKPP DIY Sosialisasikan HET Beras
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 27-10-2017 |
*
BKPP DIY Lakukan Pemantauan Mutu Beras
Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 19-10-2017 |

Beranda Bidang Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan