Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Workshop Neraca Bahan Makanan (NBM)
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 20-03-2017 |

Pada hari Kamis 16 Maret 2017, Dinas Pertanian DIY, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY dan Dinas Kehutanan dan Perkebunan DIY menjadi narasumber dalam kegiatan Workshop Neraca Bahan Makanan  yang diselenggarakan di Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan DIY.

Pada pertemuan tersebut disampaikan angka sementara NBM di tahun 2016. Dinas Pertanian DIY sudah membuat SK kawasan untuk fokus pengembangan komoditas dengan SK Gubernur terkait dengan pengembangan DIY diluar padi dan jagung untuk Kulonprogo (fokus ke bawang merah, cabe, gandum, gula); Sleman (salak, cabe, sapi perah dan kambing PE); Bantul (bawang merah, cabe, kambing); sedangkan Gunungkidul (ubi kayu, sapi potong dan ayam buras).

Padi di tahun 2016 luas panen mengalami peningkatan 2.294 ha. Luas panen di 2016 158.132 ha lebih tinggi daripada di tahun 2015 yaitu 155.838 ha tetapi produktivitasnya menurun 62.434 ton dari tahun 2015 karena adanya kemarau basah. Produktivitas jagung meningkat sebesar 11.173 ton sedangkan kedelai menurun sebanyak 2.145 ton dari 2015. Selain itu, terjadi peningkatan juga pada produksi hortikultura DIY di tahun 2012-2016 meliputi bawang merah, cabe besar, cabe rawit, salak, pisang.  Cabe besar di tahun 2016 meningkat sebesar 7.823 kuintal dari tahun 2015 jumlah produksinya 233.879 kuintal. Cabe rawit mengalami peningkatan di tahun 2016 dengan jumlah total produksi 38.349 kuintal dan mengalami peningkatan sebesar 5.585 kuintal dari tahun 2015.

Pada produksi peternakan dari tahun 2013-2016 mengalami peningkatan populasi ternak sapi potong, kerbau, ayam buras, dan ayam petelur.  Populasi sapi perah meningkat dari tahun 2014-2016 bersamaan dengan peningkatan populasi babi, dan itik manila. Populasi ternak yang meningkat sepanjang 2011-2016 yaitu kambing, domba, kuda, dan ayam pedaging.

Produksi pangan di sektor perkebunan dari tahun 2015-2016 untuk komoditi gula pasir mengalami penurunan sebesar 34.167,97 ton dengan total produksi di 2016 87.541,92 ton. Kelapa/Kopra mengalami peningkatan di tahun 2016 dengan total produksi 54.606,5 ton.

Produksi mete dari tahun ke tahun hingga 2016 mengalami penurunan hal ini disebabkan menurunnya jumlah tegakan dan area lahan penanaman mete, selain itu juga adanya anomaly cuaca yang menggangu pembungaan dan pembentukan buah.

Dalam sektor perikanan yang mengalami peningkatan dari tahun 2014-2016 antara lain gurame, lele, ikan mas, tengiri, dan nila. Peningkatan tertinggi di tahun 2016 yaitu ikan nila. Dinas Kelautan dan Perikanan DIY memiliki strategi kebijakan dalam peningkatan produksi mengembangkan ikan-ikan pemakan herbivora, mengembangkan budidaya di pekarangan, program “fish school”dan “fish culture for school”, mina padi dan ugadi serta budidaya polyculture system.

Lainnya :
*
Kunjungan Ke Lokasi Lumbung Pangan Masyarakat Sumatera Barat
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Admin | 16-08-2018 |
*
BKPP DIY Selenggarakan Lomba Desa Mandiri Pangan Tahun 2018
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 26-07-2018 |
*
Sosialisasi Desa Mandiri Pangan 2018
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 17-07-2018 |
*
Pembahasan Lomba Desa Mandiri Pangan 2018
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 25-05-2018 |
*
BKPP DIY Kembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari
Bidang Ketersediaan Pangan
Oleh : Sekretariat | 26-02-2018 |

Beranda Bidang Ketersediaan Pangan